Beam Pattern atau Pola Pencahayaan pada lampu, seringkali tidak kita terlalu pedulikan, asal terang ya sudah, Padahal namanya saja pola, berarti seharusnya ada pola yang dibuat dengan tujuan-tujuan tertentu. Pabrikkan mendesain alat penerangan tidak asal tempel saja, tapi harus memperhatikan hal-hal tertentu dalam pembuatannya. Kalau tidak percaya, silahkan liat mobil-mobil, walaupun headlampnya sama antara kiri dengan kanan, tapi pola cahayanya pasti tidak simetris(Sudah dibuktikkan di Yaris dan Jazz).
Beam Pattern yang Ideal
Pola pencahayaan haruslah bisa membantu pengelihatan kita di saat malam hari, tapi juga tidak mengganggu pengelihatan orang lain terutama dari arah yang berlawanan. Maka pola pencahayaan yang baik, memang tidak akan simetris antara kiri dengan kanan. Pola yang baik bisa kita lihat di lampu dengan lensa proyektor, perpotongannya sangat rapih antara kiri dengan kanan. Karena kita di Indonesia dan menganut jalur kiri, maka beam pattern harus jauh(tinggi) di kiri dan rendah di kanan.
Walaupun bukan menggunakan proyektor dan cuman 1 bulb tapi sudah terbentuk pattern-nya namun pastinya kalah rapih dan fokusnya dengan proyektor. Hal ini juga seharusnya jadi pertimbangan ketika mau membeli lampu jenis proyektor, jangan sampai cuman ngejar prestige nya saja, tapi ternyata tidak sesuai dengan jalanan disini.




Oct 04, 2011 @ 04:16:26
IATxhJ zfpfbeutjivf, [url=http://lrmpacxngzpk.com/]lrmpacxngzpk[/url], [link=http://ptqkehfopxtf.com/]ptqkehfopxtf[/link], http://gljwuvyyezdh.com/