Can’t Wait for My New Gear


Dua minggu ini adalah minggu yang cukup berat, karena harus gak memegang gitar. Gitar gua sedang sedikit di upgrade atau di kostumisasi ulang.

FYI gitar gua adalah sebuah gitar bermodel Stratocaster dengan merk Caraya(Paketan sama ampli belcat, tapi sekarang gua pake Peavey Rage 158 Transtube). Oke gua tahu ini merk kurang bagus. Waktu pas beli gua belum ngerti sama sekali soal gitar, spek gak ngerti sama sekali, Cuman lihat dari model saja, Ditambah waktu itu beli di MG Blok M, yang termasuk salah satu toko musik besar, Jadinya percaya aja deh. cry

Kalau dulu udah ngerti tentang gitar mah mending custom sama luthier deh . Dulu mah mana ngerti Kayu Mahogany, Basswood, Alder atau mungkin yang terburuk Agathis. Ya tapi gak perlu lah di sesali. Toh  LTD ESP(Seri 2xx) Juga kebanyakan pakai Agathis.

Gitar itu sudah berumur kurang lebih 3 tahun,  Jadi gua ngerasa sedikit agak jenuh aja, Mungkin dengan sedikit refreshment cukup membantu. Cuman Refreshment yang gua lakukan cuman menyangkut Hardwarenya saja

Yang pertama adalah

Up/Down Tremolo

Gara-gara akhir-akhir ini sering ngedengerin lagunya Avenged Sevenfold, Jadi tertarik nih sama teknik Dive Bomb, Keren gitu dengernya, lagi Solo’ing keren-keren diakhiri dengan Dive Bomb. Dan tentu saja Vintage Tremolo gak mungkin melakukan ini. Cuman gua juga ngerti kok kalau Double Locking Up/Down tremolo Ribet. Mulai dari Tuning yang harus ber ulang-ulang(Karakternya Floating Tremolo). Sampai Ganti senar yang cukup ribet dibanding Fixed atau Vintage Tremolo Bridge.

Oh iya untuk merk/jenis tremolo yang gua gunakan, gua sendiri belum tahu, soalnya bapak gua yang minta temennya(kebetulan punya toko musik) untuk masangin. Jadi gua sendiri masih penasaran. Kalau gua disuruh milih sih, ya antara Original Floyd Rose atau minimal Floyd Rose Special(Yang biasa ya, bukan yang Schaller II) Kalau Ibanez ZR katanya harus ngerubah ruang per tremolo dibelakang gitar karena Ukurannya yang lebar.

Ya semoga saja dapet yang cukup berkualitas lah. Amin

Perubahan Ke dua

Pickup. Ya tahu sendiri lah namanya gitar buat pemula, Pickup yang dikasih pun standard. Namun entah kenapa aku cukup puas sama suaranya walaupun Single Coil, tapi diajak main distorsi pun not bad lah(mungkin juga karena Boss Me-8 ku). Cuman karakter Single Coil Pickup yaitu cukup Noisy a.k.a banyak suara yang tidak diinginkan. Mangkannya Pickup yang aku incer adalah Pickup Dengan bentuk Single Coil namun membawa Spesifikasi Humbucker. Terjawab dengan Hot Rail Pickup

Kenapa Duncan Designed ?

Kalau gua ambil Seymour Duncan nanti kasihan dong mahalan Pickup daripada gitar(padahal alasan sebenarnya THR gak cukup buat beli Seymour Duncan :razz: ). Cuman gua sendiri setelah lihat review dan video tentang pickup ini pun langsung yakin bahwa inilah pilihan yang tepat. Cuman di toko tempat gua masang Tremolo belum ada stoknya dan sedang dicari. Oh iya untuk kualitas duncan designed sendiri, berbeda-beda tiap produknya. Namun katanya seri Duncan Designed HB-105 bisa mensimulasikan/meniru karakter suara dari Seymour Duncan Blackout yang merupakan salah satu pickup High Output Active dari Seymour Duncan. Sedangkan si HR-101 ini merupakan Copy’an dari Seymour Duncan SHR-1 , dengan Output yang lebih besar. Kalau dari testimoni yang gua baca di banyak forum sih cukup meyakinkan,

Nanti kalau udah sampe gitarnya gua foto dan masukkin post baru lagi deh

nb : Sorry ya kalau gear gua masih cupu banget, gua masih pelajar dan masih pemula banget dalam bermain gitar, dan baru beberapa kali manggung.

Oh iya tambahan, Contoh Stratocaster dengan Up/Down Tremolo

Categories: Musician Gear, My life, My Self | 6 Comments

Post navigation

6 thoughts on “Can’t Wait for My New Gear

  1. The things you have discussed about in this post which are supposed to be very helpful for us. Because of these wonderful information in this post the blog can be viewed again and again.

  2. Wew biaya baikin gitar brp ya? Gitarku fender stratocaster dah fals tuh fretnya

    • Kalau fret fals berarti fret buzz ya ? bawa ke luthier aja.

      Kalau masalahnya cuman di settingan truss rod, Intonation sama Action(Ketinggian senar terhadap Fretboard) paling gak gak sampe 300ribu. CMIIW, Kalau bisa setting sendiri sih lebih baik, Cuman agak ribet.

      Cuman kalau Necknya yang bermasalah, berarti ganti neck, Cuman saran ku sih jangan. Nanti fender stratocasternya udah gak orisinil lagi dong.

      • dah lama gak main gitar, terakhir kuliah 2001 smpet bikin single demo , habis itu yah dah pada bubar pada pulkam semua ke propinsi masing2 hiks-hiks, yuup setidaknya aku terhibur ada blog ttg alat music, gitar kenanganku dan tone works AX 1500g dah tak gantung dah berdebu, kalo kangen aja tak mainin hehehe

  3. Ups kalo saymour duncan doble coil skrg brp ya? Dulu th. 97 masih 750rb

    • Itu 750ribu satu set atau 1 pickup aja ? Seymour duncan emang mahal, untung ada versi duncan designednya(made in korea) walaupun gak semuanya bagus sih. Tapi setidaknya masih dipajang di website seymour duncan juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 220 other followers